Satu cerita...
Suatu ketika ada anak yang miskin yang ingin mengikuti sebuah pertandingan membuat mobil-mobilan, yang di mana pertandingan tersebut akan diselenggarakan 2 hari lagi.
Anak tersebut membuat mobil-mobilannya dengan bahan seadanya, yang tidak memerlukan biaya; di lain pihak anak-anak yang lain yang memiliki kemampuan untuk membeli bahan-bahan yang memadai.
Hari itupun tiba, Anak tersebut dengan bangga membawa hasil karyanya, walaupun dengan tampak yang sederhana.
Sebentar lagi perlombaan akan segera dimulai (kata panitia pertandingan), anak ini terdiam dan menunduk sambil berdo'a, Pamannya yang mendampinginya bertanya kepada anak tersebut setelah selesai membaca do'a "Pasti kamu berdo'a agar kamu menang, iya kan...?", dengan lantang anak tersebut menjawab "Tidak Paman", Pamannya pun kembali bertanya "Terus, apa yang kamu minta kepada Tuhan?", dan anak itupun menjawab dengan senyuman yang penuh keikhlasan "Saya hanya minta kepada Tuhan, ya... Tuhan, apabila saya tidak kau izinkan untuk memenangkan pertandingan ini, tolong TABAHKAN HATIKU untuk menerima kekalahan tersebut...", sang Paman menatap keponakannya dengan penuh rasa kasih sayang sambil meneteskan air mata, dan Pamannya pun menyatakan sesuatu kepada keponakannya "Wahai keponakanku, betapa mulianya hatimu, tidak menginginkan sesuatu yang belum tentu engkau dapatkan".
Dan saatnya pun telah tiba, satu persatu kontestan menunjukkan hasil karyanya di depan dewan juri, dan tibalah giliran Anak tersebut menampilkan hasil karyanya; para penonton dan dewan juri, terkaget melihat mobil-mobilan hasil karya Anak tersebut, karena mobil tersebut terlihat indah walaupun dengan wujud sederhana. Dan pada saat pengumuman Anak miskin itulah yang memenangkan pertandingan tersebut.
Renungan :
Sesuatu yang ditakutkan, sebetulnya tidak perlu kita takutkan, karena Tuhan Maha Adil dan Maha Bijaksana. Ingat!!! Janganlah bernafsu untuk menggapai sesuatu yang belum tentu kita dapatkan...
Karya :
Amry Hansamu
0 Comments:
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda






